Sahabat seratusnews.id, akhir pekan lalu menjadi saksi bisu drama menegangkan di GOR Haji Agus Salim, Padang. Semen Padang FC berhasil meruntuhkan dominasi Persija Jakarta dengan kemenangan tipis 1-0 pada pekan ke-15 Super League 2025/2026.
Gol tunggal kemenangan Kabau Sirah dicetak oleh Pedro Matos di menit ke-83, menghentikan rentetan enam kemenangan beruntun Persija.
Petaka Kartu Merah untuk Persija
Laga baru berjalan di babak pertama ketika gelandang muda Persija, Figo Dennis, harus keluar lapangan lebih awal. Ia menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran, memaksa timnya bermain sepuluh orang.
Meski kalah jumlah pemain, Persija tak tinggal diam. Mereka justru mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Semen Padang.
Namun, kelengahan di lini belakang pada menit ke-83 dimanfaatkan dengan cerdik oleh Pedro Matos. Menerima bola di area berbahaya, ia melepaskan tendangan yang tak mampu dihalau kiper Rizky Ridho.
Dalam proses gol tersebut, bek Persija Jordi Amat sempat berusaha menghalau bola di garis gawang, namun bola justru berbelok dan masuk ke dalam jaringnya sendiri.
VAR Turun Tangan, Kartu Merah Kedua Muncul
Situasi Persija semakin memburuk menjelang akhir pertandingan. Pemain asing mereka, Fabio Calonego, juga harus menerima kartu merah langsung dari wasit.
Keputusan ini diambil setelah wasit melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR).
Drama VAR ini menjadi sorotan utama, menambah ketegangan di lapangan hijau.
Dengan kekalahan ini, Persija Jakarta gagal melanjutkan tren positif mereka dan harus menelan pil pahit di kandang Semen Padang.
Pertandingan ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di Super League musim ini.
Jangan lewatkan berita menarik lainnya seputar sepak bola dan liga Indonesia hanya di seratusnews.id!