Michael Owen Ragu Status Starter Viktor Gyokeres di Laga Krusial Arsenal, Soroti Kurangnya Sentuhan Kelas

London – Kedatangan Viktor Gyokeres ke Arsenal pada bursa transfer musim panas lalu disambut dengan ekspektasi tinggi. Penyerang asal Swedia ini didatangkan dari Sporting CP dengan mahar 63,5 juta Paun, digadang-gadang sebagai mesin gol baru yang diharapkan mampu mengakhiri puasa gelar Premier League bagi The Gunners.

Namun, performa Gyokeres di lapangan sejauh ini belum sepenuhnya memenuhi harapan tersebut. Sebelum merapat ke Inggris, Gyokeres menunjukkan ketajaman luar biasa di Liga Portugal. Ia berhasil mengemas 97 gol dan 28 assist dalam 102 pertandingan di semua kompetisi bersama Sporting, catatan impresif yang membuat Arsenal kepincut.

Sayangnya, panggung Premier League terbukti jauh berbeda. Alih-alih menjadi momok menakutkan bagi pertahanan lawan, Gyokeres justru kesulitan beradaptasi dengan intensitas dan kerasnya kompetisi di Inggris. Dari 19 penampilan di Premier League, ia baru mencetak lima gol.

Menariknya, kelima gol tersebut tercipta hanya dalam empat pertandingan, yakni masing-masing melawan Leeds United, Nottingham Forest, Burnley, dan Everton. Hal ini mengindikasikan bahwa gol-gol yang dicetak Gyokeres cenderung tercipta saat menghadapi tim-tim yang secara kualitas dianggap lebih lemah.

Performa Gyokeres kembali menjadi sorotan tajam saat Arsenal menghadapi Liverpool pada Jumat (9/1/2026). Turun sebagai starter, penyerang berusia 27 tahun itu gagal melepaskan satu pun tembakan sepanjang pertandingan. Ia akhirnya ditarik keluar pada menit ke-64 dan digantikan oleh Gabriel Jesus.

Analisis Michael Owen: Arsenal Belum Temukan Striker Andalan

Mantan penyerang timnas Inggris, Michael Owen, menilai bahwa Arsenal masih belum menemukan sosok striker yang benar-benar bisa diandalkan. Situasi ini, menurut Owen, berbeda jauh dengan Manchester City yang memiliki Erling Haaland sebagai ujung tombak utama.

Faktor ini, kata Owen, berpotensi menghambat ambisi Arsenal untuk meraih gelar juara musim ini. Owen juga menambahkan bahwa meskipun Gyokeres akan terus diberi kesempatan bermain karena banderol transfernya yang mahal, ia meragukan statusnya sebagai starter dalam pertandingan krusial, seperti final Liga Champions, jika digelar dalam waktu dekat.

Mantan penyerang Liverpool dan Manchester United itu juga menyoroti bahwa Gyokeres cenderung mencetak gol melawan tim-tim yang lebih lemah, namun kesulitan menunjukkan sentuhan kelasnya dalam pertandingan-pertandingan penting.