Manchester City kembali harus menelan pil pahit setelah hanya mampu meraih hasil imbang dalam tiga pertandingan terakhirnya di Liga Inggris. Rentetan hasil minor ini membuat posisi mereka di papan atas klasemen semakin terancam dan tertinggal dari persaingan menuju puncak.
Skuad asuhan Pep Guardiola memulai tren negatif ini dengan ditahan imbang Brighton & Hove Albion 1-1. Setelah itu, mereka kembali meraih skor serupa saat menghadapi Chelsea. Puncaknya, The Citizens gagal mencetak gol dan harus puas dengan skor kacamata, 0-0, kala bertandang ke markas Sunderland.
Enam poin krusial terbuang percuma akibat rentetan hasil imbang ini. Manchester City kini tertahan di peringkat kedua klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 43 poin dari 21 pertandingan. Mereka terpaut enam poin dari Arsenal yang kokoh di puncak. Selain itu, City juga ditempel ketat oleh Aston Villa yang memiliki poin sama, hanya kalah dalam selisih gol.
Menanggapi performa tim yang kurang memuaskan, Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa ia tidak akan menyalahkan para pemainnya. Menurutnya, Erling Haaland dan rekan-rekannya sudah menampilkan permainan terbaik di lapangan.
Guardiola Tuntut Semangat Juang
“Saya tidak punya keluhan untuk para pemain saya. Jika Anda bermain buruk, maka taktik harus ditingkatkan. Ketika Anda bermain bagus tetapi tidak dapat poin, semangat tim harus ditingkatkan,” jelas Guardiola, seperti dilansir dari Daily Mail.
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan bahwa sepak bola adalah sebuah paket yang kompleks, bukan hanya satu aspek yang harus diperbaiki. “Sepakbola adalah sebuah paket, bukan hanya satu hal yang harus Anda perbaiki,” tambahnya.
Meskipun tidak menyalahkan performa individu, Pep Guardiola tetap menuntut para pemainnya untuk menunjukkan perjuangan yang lebih keras di sisa musim. “Ini tentang bagaimana setiap orang berjuang, berlari, dan mencoba lagi. Itu membuat saya sangat bahagia,” tutupnya.