Duel sengit akan tersaji di lanjutan Liga Italia saat Inter Milan menjamu Napoli pada Senin, 12 Januari 2026, dini hari WIB. Pertandingan ini tidak hanya mempertemukan dua tim papan atas, tetapi juga adu taktik antara dua pelatih kenamaan, Cristian Chivu dari Inter Milan dan Antonio Conte yang menukangi Napoli.
Bagi Cristian Chivu, laga ini menjadi kesempatan krusial untuk memutus tren negatif. Ia bertekad meraih kemenangan perdananya atas Antonio Conte, sebuah pencapaian yang belum pernah ia raih dalam dua pertemuan sebelumnya.
Saat ini, Inter Milan memimpin klasemen sementara Liga Italia dengan 42 poin, unggul empat angka dari Napoli yang menempati peringkat keempat. Pada pertemuan pertama musim ini di Stadion Diego Maradona, Napoli berhasil menundukkan Inter dengan skor 3-1. Catatan tersebut menambah motivasi Chivu untuk membalikkan keadaan.
Sebelumnya, saat Chivu masih melatih Parma, timnya hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Napoli asuhan Conte pada Mei tahun lalu. Rekor ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih asal Rumania tersebut.
Chivu Hormati Conte, Namun Bertekad Raih Poin Penuh
Meskipun memiliki ambisi besar untuk meraih kemenangan, Chivu tidak menyembunyikan rasa hormatnya yang mendalam kepada Antonio Conte. Ia bahkan mengenang momen ketika dirinya masih aktif bermain dan pernah berhadapan langsung dengan Conte.
“Saya punya rasa hormat yang besar untuk Conte sebagai seorang pelatih,” ujar Cristian Chivu, seperti dilansir FCInternews. “Saya bahkan pernah menghadapi dia ketika saya masih aktif bermain.”
Conte sendiri dikenal sebagai arsitek tim yang selalu sukses di setiap klub Italia yang pernah ia tangani. Salah satu pencapaian gemilangnya adalah mengantarkan Inter Milan meraih Scudetto pada musim 2020/21, sebuah prestasi yang kini coba diulang oleh Chivu bersama Nerazzurri.
“Saya mengucapkan selamat kepada dia atas apa yang berhasil dia tularkan kepada tim. Conte sudah berevolusi dan melakukan banyak hal yang lebih cocok dengan sepakbola modern,” lanjut Chivu. “Dia itu seorang pemenang, dan kami sebagai pelatih muda punya banyak yang harus dipelajari dari dia. Ini toh bukan perbandingan di antara saya dan dia, karena aktor utama dari olahraga ini adalah para pemain,” tegasnya.
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan sengit, mengingat kedua tim sama-sama berambisi meraih poin penuh demi menjaga posisi strategis mereka di papan atas klasemen Liga Italia.